Wednesday, August 1, 2018

RAHASIA MENJADI DEAL MAKER HANDAL SESUAI BIDANG ANDA


Sebagai pelaku usaha tentunya sering dihadapkan pada kondisi negoisasi atau deal dealan keputusan kepada banyak orang yang akan menggunakan jasa atau membeli produk anda. Dan, dalam melakukan negoisasi ini, tentunya anda mengharapkan calon klien atau customer anda menuruti keputusan yang anda buat, salah satu contoh biasanya yaitu negoisasi tentang harga, tentang prosedur pembayaran, tentang garansi, dlsb. 

Sebagai contohnya saya sendiri, orang yang datang kepada saya meskipun niatnya cuma baru tanya2 saja, belum bawa uang untuk menggunakan jasa saya, kalau ketemu saya rata2 90% langsung deal menuruti keputusan yang saya buat, dan langsung memberikan dp biaya sekian persen untuk deal menggunakan jasa kami. Padahal yang awalnya tidak membawa uang, langsung menyempatkan diri ke atm sebentar untuk mengambil uang. Dan negoisasi tersebut biasanya berlangsung cepat tidak begitu lama,  sekitar kurang lebih 15 menitan. Dan dalam waktu 15 menitan saya sering membuat deal dengan nilai uang sekitar 2 - 10 jt langsung bayar cash pada waktu itu juga. Untuk jumlah uang yang saya dealkan, tergantung jasa yang diambil dari saya. Nah itu baru satu contoh orang yang datang ke saya dengan niat baru tanya2 saja, belum bawa uang di dompet, apalagi kalau datang sudah niat banget untuk menggunakan jasa saya, sudah punya uang pula, akan lebih gampang lagi dan prosentasenya bisa sampai 99.9% berhasil menuruti saya. 

Apa Rahasianya ?
Kebetulan usaha yang saya lakukan yaitu bergerak dibidang jasa, yaitu memberikan pelatihan Hipnotis, Hipnoterapi, pembuatan website, dan kos kosan. Dulu waktu awal mempelajari Hipnotis, saya punya prinsip " setiap hari minimal menghipnotis 1 orang, bearti dalam 30 hari saya sudah menghipnotis 30 orang". Nah kebetulan dulu saya adalah seorang Guru, jadi lebih mudah mendapatkan 1 orang untuk dihipnotis setiap harinya. Kemudian, saya juga suka street hypnotist, menghipnotis orang di pinggir jalanan, kalau biasanya orang menawarkan barang, kalau saya menawarkan orang untuk mau saya hipnotis. Nah, disitulah muncul keahlian dalam bernegoisasi, karena dulu menghipnotis orang yang belum dikenal, itu seperti melihat penjahat, mendengar kata hipnotis saja pada lari ketakutan, tetapi seiring perkembangan waktu dan informasi, sekarang malah pada minta di hipnotis, karena keenakan. 

Jadi apa kesimpulan rahasianya ?
Yang pertama, sebelum anda meyakinkan dan mempengaruhi orang lain, yakinkan diri anda dahulu untuk bisa meyakinkan dan mempengaruhi siapapun. Kalau anda sudah yakin kepada diri anda, itu merupakan pondasi yang kuat untuk mempengaruhi orang lain dengan mudah, tetapi kalau anda diawal sudah minder sebelum mempengaruhi orang lain, ya sudah orang lain juga akan ragu kpd anda.
Yang kedua, kenali betul jasa atau produk anda yang ingin anda jual kepada calon klien atau customer anda. Karena, Deal Maker handal pasti tau detail mengenai jasa atau produk yang ditawarkan. Jangan sampai ketika anda ditanya manfaat produk yang anda jual, malah anda tidak tau menjawabnya, ya sudah calon klien atau customer anda juga malas menggunakan atau membeli produk anda.

Yang ketiga, berikan value kepada calon klien atau calon customer anda, kalau bisa yang tidak diberikan oleh pesaing anda. Maka disitu anda akan berbeda dimata calon klien dan customer anda, dan anda memiliki nilai plus dari pesaing pesaing anda.
Dan yang terakhir, ketika sudah kelihatan setuju semua, segera putuskan untuk menggunakan jasa atau membeli produk anda

Kemudian ada yang tanya lagi, kalau calon klien atau calon customer sudah niat banget ingin menggunakan jasa atau membeli produk kita, tetapi belum punya uang sama sekali gimana ?
Kalau saya, langsung saya doakan semoga rezekinya melimpah, dan saya minta untuk nabung dulu sampai biayanya cukup kemudian menggunakan jasa saya.
Semoga bermanfaat ya teman, dan selamat paling tidak anda sudah mengetahui rahasia menjadi deal maker handal ala Andie Fians. 

Sangat Terimakasih 

www.hipnotiskaranganyar.com  (sumber www.andiefians.com)

0 comments:

Post a Comment